cookies
Kami menggunakan cookies untuk memberikan pengalaman yang terbaik untuk kamu
close

Kampas Rem Depan Bunyi, Ternyata Ini Penyebabnya

Mendengar suara berdecit dari kampas rem depan saat berkendara tentu membuat kamu tidak nyaman. Selain mengganggu, bunyi tersebut bisa jadi tanda ada masalah serius pada sistem pengereman motor kamu, nih.

Kalau dibiarkan, suara ini bukan hanya membuat kamu malu di jalan, tapi juga berisiko mengganggu keselamatan.

Agar terhindar dari masalah ini, yuk, cari tahu penyebab bunyi pada kampas rem depan dan bagaimana cara mengatasinya di artikel ini!

1. Kampas Rem Sudah Kotor

Kampas rem depan yang sering terkena debu, pasir, dan lumpur bisa membuat permukaannya jadi kotor. Kotoran ini akan menyebabkan gesekan yang tidak merata saat rem kamu gunakan, sehingga timbul bunyi berdecit.

Solusinya, kampas rem perlu kamu bersihkan dengan hati-hati menggunakan amplas halus. Jika ragu, sebaiknya bawa motor ke bengkel resmi agar bisa dibersihkan dengan benar tanpa merusak komponen lain.

2. Kampas Rem yang Tidak Berkualitas

Penggunaan kampas rem depan yang tidak original atau berkualitas rendah bisa jadi penyebab bunyi saat kamu melakukan pengereman. Materialnya cenderung lebih keras atau tidak sesuai standar, sehingga cepat aus dan menimbulkan suara.

Karena itulah. sebaiknya selalu gunakan kampas rem asli dari pabrikan tepercaya agar performa rem tetap optimal dan suara berdecit tidak muncul.

3. Selip pada Kampas Rem

Tekanan tuas rem yang terlalu sering atau terus-menerus pun juga bisa menyebabkan kampas menjadi selip. Material kampas yang terlalu panas ini akan menjadi keras, sehingga timbul suara saat bergesekan dengan cakram.

Solusinya, beri jeda atau jarak bebas pada tuas rem sekitar 10-20 mm agar tidak terlalu menekan saat kamu pakai. Selain itu, kamu juga bisa mengganti kampas jika sudah keras dan tidak efektif.

4. Menipisnya Kampas Rem

Menipisnya kampas rem akan membuat bagian logamnya langsung bergesekan dengan komponen cakram. Hal ini bukan hanya menyebabkan bunyi nyaring, tapi juga merusak cakram dan mengurangi daya cengkeram rem.

Makanya, segera ganti kampas rem yang menipis dengan yang baru agar pengereman kamu tetap aman dan senyap.

5. Kaliper Rem Macet

Kaliper yang tidak bergerak dengan lancar dapat membuat kampas menempel terus-menerus pada cakram. Akibatnya, muncul suara gesekan yang tidak wajar saat motor berjalan.

Membersihkan kaliper dan memberikan pelumas secukupnya bisa jadi solusi. Tapi jika masih macet, kamu mungkin perlu mengganti komponen ini di bengkel resmi.

6. Kampas Rem Basah

Saat melewati genangan air atau hujan deras, kampas rem depan bisa basah dan menyebabkan bunyi ketika kamu pakai. Kondisi basah ini akhirnya mengganggu gesekan normal antara kampas dan cakram.

Solusinya, keringkan kampas rem dengan menjalankan motor perlahan sambil mengerem secara ringan, atau keringkan dengan alat jika memungkinkan.

7. Pelumasan yang Tidak Memadai

Bagian-bagian pendukung rem seperti pin kaliper dan sambungan lainnya membutuhkan pelumasan agar tidak berbunyi. Jika pelumas kurang atau kering, gesekan antar komponen menjadi kasar dan menimbulkan bunyi.

Jadi, pastikan kamu memberikan pelumas khusus rem secara berkala agar sistem pengereman tetap bekerja mulus dan tidak bersuara.

8. Menempelnya Tetesan Oli di Sela Kampas Rem

Terkadang tetesan oli dari mesin atau rantai bisa masuk ke area kampas rem depan. Oli ini akan membuat gesekan menjadi licin dan berbunyi. Selain membahayakan, keadaan ini juga berisiko a mengurangi kemampuan rem.

Jika terlanjur kena oli, segera bersihkan kampas dan cakram menggunakan sabun atau cairan pembersih khusus, dan hindari rem terkena oli kembali.

Nah, kalau kampas rem depan motor kamu mulai berbunyi, jangan tunggu makin parah. Segera cek dan ganti dengan kampas rem ori yang terbukti aman dan tahan lama. Kamu bisa mendapatkannya di website atau Tokopedia Astra Motor untuk produk berkualitas. Yuk, cek sekarang!