oli gardan, honda, motor

cookies
Kami menggunakan cookies untuk memberikan pengalaman yang terbaik untuk kamu
close

Oli Gardan Jarang Diganti? Ini Dampak Buruknya Bagi Motor Kalian!

Oli Gardan Jarang Diganti? Ini Dampak Buruknya Bagi Motor Kalian!

AHM OIL Transmission Gear Oil

Oli gardan memiliki peran penting dalam menjaga performa dan keandalan motor, terutama bagi motor dengan sistem transmisi manual atau otomatis. Salah satu jenis oli yang sangat penting untuk perawatan motor adalah AHM OIL Transmission Gear Oil. Oli transmisi ini dirancang khusus untuk sepeda motor matik Honda dengan formulasi yang dikembangkan oleh Honda R&D Japan. Keunggulan dari AHM OIL Transmission Gear Oil antara lain memiliki tingkat gesek rendah, mampu menahan tekanan kerja dan temperatur tinggi, serta mampu melumasi celah tersempit pada Gear CVT. Dengan menggunakan oli transmisi yang tepat, perpindahan gigi otomatis dapat tetap lembut dan lancar, sementara umur pakai unit CVT menjadi jauh lebih lama.

Dampak Buruk Jarang Mengganti Oli Gardan

Tidak dapat dipungkiri bahwa jarang mengganti oli gardan dapat memiliki dampak yang serius bagi performa dan keandalan motor. Berikut adalah beberapa dampak buruk yang mungkin terjadi jika oli gardan tidak diganti secara rutin:

  1. Gesekan Antar Komponen Gardan Ketika oli gardan jarang diganti, maka kemungkinan besar oli tersebut sudah tercemar oleh kotoran dan partikel logam dari komponen gardan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya gesekan antar komponen gardan, yang pada akhirnya akan mengakibatkan penurunan performa dan efisiensi gir. Gesekan yang berlebihan juga dapat mempercepat keausan komponen gardan.
  2. Penurunan Efisiensi dan Performa Gir Oli gardan yang sudah tercemar dan tidak diganti secara rutin dapat menyebabkan penurunan efisiensi dan performa gir. Ketika gesekan antar komponen gardan terjadi akibat oli yang sudah terkontaminasi, maka performa motor juga akan ikut menurun. Motor akan terasa lebih berat dan kurang responsif, terutama saat melakukan perpindahan gigi.
  3. Resiko Kebocoran pada Seal Salah satu fungsi utama dari oli gardan adalah untuk melumasi seal-seal yang ada pada sistem transmisi. Jika oli gardan tidak diganti secara rutin, maka ada risiko terjadinya kebocoran pada seal-seal tersebut. Kebocoran ini dapat mengakibatkan berkurangnya jumlah oli gardan dan juga menguapnya oli, yang pada akhirnya akan menyebabkan kerusakan pada komponen gardan.
  4. Peningkatan Suhu atau Overheating Oli gardan yang sudah tercemar dan tidak diganti secara rutin juga dapat menyebabkan peningkatan suhu atau overheating pada komponen gardan. Pelumasan yang tidak maksimal akan meningkatkan gesekan antar komponen, yang pada akhirnya akan menghasilkan panas berlebih. Overheating dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen gardan dan bahkan dapat mengakibatkan kegagalan total pada sistem transmisi.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa mengganti oli gardan secara rutin adalah langkah yang sangat penting dalam menjaga performa dan keandalan motor. Oli gardan yang bersih dan berkualitas akan membantu menjaga efisiensi dan performa gir, serta mencegah terjadinya kerusakan pada komponen gardan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu melakukan pergantian oli gardan sesuai dengan rekomendasi dari produsen motor atau mekanik terpercaya.

Jadi, pastikan untuk tidak mengabaikan perawatan oli gardan motor Anda. Rutinlah melakukan penggantian oli gardan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, agar motor Anda tetap dalam kondisi prima dan dapat memberikan performa yang optimal.